Destinasi Favorit Wisata Melaka yang Wajib Dikunjungi
Destinasi Favorit Wisata Melaka yang Wajib Dikunjungi

Melaka merupakan salah satu kota wisata paling menarik di Malaysia yang menawarkan perpaduan sejarah, budaya, dan hiburan modern dalam satu kawasan. Tidak heran jika wisata Melaka selalu ramai menjadi incaran wisatawan Asia Tenggara, termasuk dari Indonesia. Bahkan, banyak wisatawan yang mengikuti paket wisata Malaysia untuk

Setiap sudutnya menyimpan cerita masa lalu yang masih terasa hingga saat ini, mulai dari bangunan peninggalan kolonial hingga kawasan budaya yang terus hidup. Kota ini juga relatif mudah diakses dan ramah bagi pejalan kaki, sehingga pengunjung dapat berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain tanpa perlu perjalanan panjang.

Daya tarik utama Melaka terletak pada keberagaman destinasinya. Wisatawan tidak hanya datang untuk melihat bangunan bersejarah saja, tetapi juga untuk merasakan langsung kehidupan lokal, tradisi yang masih dijaga, serta suasana kota yang hangat dan bersahabat.

Ragam destinasi Ikonik yang Wajib Dikunjungi di Melaka

Rangkaian destinasi wisata Melaka berikut mencerminkan wajah Melaka sebagai kota wisata yang kaya pengalaman dan layak dijelajahi secara menyeluruh:

Red Square (Dutch Square), Ikon Pusat Kota

Red Square atau Dutch Square adalah jantung kota Melaka yang paling mudah dikenali. Kawasan ini dipenuhi bangunan berwarna merah bata peninggalan Belanda yang masih terawat dengan baik. Begitu tiba di sini, suasana kolonial langsung terasa kuat dan menjadi latar foto favorit wisatawan.

Dutch Square (Red Square) Melaka

Foto Oleh: Google Maps Peter

Di area ini, pengunjung bisa berjalan santai, menikmati suasana kota tua, hingga naik becak hias yang menjadi ciri khas Melaka. Red Square juga menjadi titik awal ideal untuk menjelajahi berbagai destinasi sejarah di sekitarnya.

Christ Church Melaka dan Stadthuys

Masih berada di Red Square, Christ Church Melaka merupakan gereja bersejarah berwarna merah muda yang dibangun pada abad ke-18. Gereja ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga simbol toleransi dan sejarah panjang kota Melaka.

Christ Church Melaka

Foto Oleh: Google Maps Donboy

Tepat di seberangnya berdiri Stadthuys, bangunan merah tua yang dahulu menjadi pusat pemerintahan Belanda. Kini, Stadthuys difungsikan sebagai museum yang menyimpan berbagai koleksi sejarah Melaka.

Bagi wisatawan yang ingin memahami latar belakang budaya kota ini, kunjungan ke dua bangunan ini sangat direkomendasikan saat menjelajah wisata Melaka.

Jonker Street, Surga Kuliner dan Souvenir

Jonker Street adalah kawasan yang selalu ramai dan hidup, terutama pada malam hari. Jalan ini terkenal sebagai pusat kuliner, souvenir, dan kerajinan khas Melaka. Saat malam minggu, pasar malam digelar dengan berbagai pilihan makanan lokal seperti chicken rice ball, dessert khas Peranakan, hingga jajanan modern.

Jonker Street Night Market

Foto Oleh: Google Maps Viet

Selain kuliner, Jonker Street juga menjadi tempat ideal untuk berburu oleh-oleh. Suasana jalan yang semarak, musik jalanan, dan lampu-lampu toko menciptakan pengalaman berjalan kaki yang menyenangkan dan tidak membosankan.

Melaka River Cruise, Menikmati Kota dari Sudut Berbeda

Jika ingin menikmati sisi lain Melaka, Melaka River Cruise adalah pilihan tepat. Menyusuri sungai yang membelah kota ini memberikan sudut pandang berbeda terhadap bangunan tua, mural artistik, dan kehidupan lokal di sepanjang bantaran sungai.

Melaka River Cruise Jeti Taman Rempah

Foto Oleh: Google Maps Ary

Pada malam hari, suasana menjadi lebih romantis dengan pencahayaan lampu kota yang memantul di air. Pengalaman ini sering dianggap sebagai salah satu momen paling berkesan saat berkunjung ke wisata Melaka, terutama bagi pasangan atau wisatawan yang ingin bersantai setelah seharian berjalan kaki.

Benteng A Famosa dan St. Paul’s Hill

Benteng A Famosa merupakan peninggalan Portugis yang menjadi saksi awal kedatangan bangsa Eropa di Melaka. Meski kini hanya tersisa gerbangnya, nilai sejarah tempat ini sangat tinggi dan selalu menarik perhatian wisatawan.

A Famosa

Foto Oleh: Google Maps Kaiser

Dari area ini, perjalanan bisa dilanjutkan ke St. Paul’s Hill. Mendaki sedikit ke atas bukit, pengunjung akan disuguhi pemandangan kota Melaka dari ketinggian. Reruntuhan Gereja St. Paul juga menambah kesan historis yang kuat dan cocok bagi wisatawan yang menyukai wisata budaya dan sejarah.

Masjid Selat Melaka, Ikon Religi di Tepi Laut

Masjid Selat Melaka atau Floating Mosque adalah salah satu masjid paling indah di Malaysia. Dibangun di atas laut, masjid ini terlihat seolah terapung saat air pasang. Arsitekturnya memadukan unsur Timur Tengah dan Melayu modern.

Melaka Straits Mosque

Foto Oleh: Google Maps Nic

Waktu terbaik berkunjung adalah menjelang senja, ketika langit berubah warna dan menciptakan pemandangan yang sangat fotogenik. Tempat ini juga menunjukkan sisi religius dan modern dari wisata Melaka, yang tidak hanya berkutat pada bangunan kolonial.

Open Trip Malaysia

Simak berbagai pilihan Open Trip Malaysia DI SINI.

Museum Maritim Flor de La Mar

Museum Maritim Flor de La Mar berbentuk replika kapal dagang Portugis yang pernah tenggelam di perairan Melaka. Di dalamnya, pengunjung dapat melihat koleksi artefak, peta pelayaran, dan informasi tentang kejayaan maritim Melaka di masa lalu.

museum maritim flor de la mar malaysia

Foto Oleh: Google Maps medisata.com

Museum ini cocok bagi wisatawan yang ingin memahami peran Melaka sebagai jalur perdagangan penting dunia. Lokasinya yang strategis juga memudahkan wisatawan untuk menggabungkannya dengan destinasi lain di pusat kota.

Baba & Nyonya Heritage Museum

Bagi yang tertarik dengan budaya unik, Baba & Nyonya Heritage Museum adalah destinasi wajib. Museum ini menampilkan kehidupan masyarakat Peranakan, hasil perpaduan budaya Tionghoa dan Melayu yang khas.

Baba & Nyonya Heritage

Foto Oleh: Google Maps Acadia

Interior rumah, perabotan, hingga cerita keluarga disajikan secara detail dan autentik. Kunjungan ke museum ini memberikan pemahaman mendalam tentang identitas budaya Melaka yang tidak bisa ditemukan di kota lain.

Little India dan kawasan Red Square/Dutch Square

Little India menawarkan suasana berbeda dengan aroma rempah, musik India, dan deretan toko kain serta restoran khas. Kawasan ini cocok untuk wisatawan yang ingin merasakan keragaman budaya Melaka dalam satu perjalanan.

Penang Little India

Foto Oleh: Google Maps Krish

Sementara itu, Red Square/Dutch Square dikenal sebagai kawasan kafe unik dan spot nongkrong anak muda. Perpaduan antara bangunan lama dan konsep modern menjadikannya tempat menarik untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan eksplorasi.

Melaka adalah kota yang mampu memadukan sejarah, budaya, kuliner, dan wisata modern dalam satu destinasi yang ramah wisatawan. Dengan berbagai destinasi favorit yang ditawarkan, perjalanan ke wisata Melaka akan menjadi pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga penuh makna. Untuk mendapatkan pengalaman secara lebih maksimal, Anda juga dapat mengikuti open trip Malaysia 5h4m.

Tanya Paket Via Whatsapp

Frequently Asked Questions

Kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke Melaka?

Bulan April hingga Oktober merupakan waktu terbaik bagi yang ingin mengunjungi Melaka karena cuacanya relatif cerah dan cocok untuk berjalan kaki menjelajahi kota.

Berapa lama waktu ideal untuk menjelajahi Melaka?

Waktu ideal untuk menikmati Melaka adalah 2–3 hari. Dalam durasi tersebut, wisatawan sudah bisa mengunjungi destinasi utama, menikmati kuliner lokal, serta merasakan suasana kota tanpa terburu-buru.

Apakah transportasi di Melaka mudah digunakan wisatawan?

Transportasi di Melaka tergolong mudah. Selain taksi dan transportasi online, banyak area wisata yang bisa dijelajahi dengan berjalan kaki atau menggunakan becak wisata di pusat kota.

Apa yang membuat Melaka berbeda dari kota wisata lain di Malaysia?

Keunikan Melaka terletak pada perpaduan sejarah panjang, budaya multi etnis, dan suasana kota yang tenang. Dalam satu perjalanan, wisatawan bisa mendapatkan pengalaman yang lengkap tanpa harus berpindah kota.

Rekomendasi Wisata Kuala Lumpur untuk Anak
Rekomendasi Wisata Kuala Lumpur untuk Anak

Liburan keluarga akan terasa lebih menyenangkan jika destinasi yang dipilih ramah anak, aman, dan menawarkan pengalaman yang berkesan. Kuala Lumpur menjadi salah satu kota tujuan favorit keluarga karena memiliki banyak pilihan tempat wisata yang edukatif sekaligus menghibur. Tidak heran jika wisata Kuala Lumpur untuk anak sering dicari oleh orang tua yang ingin memberikan pengalaman liburan terbaik bagi buah hati mereka.

Kota ini memiliki fasilitas umum yang baik, transportasi yang mudah, serta berbagai destinasi yang cocok untuk anak-anak dari berbagai usia. Mulai dari taman bermain, kebun binatang, hingga museum interaktif, semuanya dapat dijelajahi tanpa harus berpindah kota ketika mengikuti open trip Malaysia bersama Dolanoo.

Destinasi Ramah Anak yang Wajib Dikunjungi di Kuala Lumpur

Berikut beberapa rekomendasi tempat wisata yang paling cocok untuk liburan bersama anak, baik untuk bermain, belajar, maupun bersantai bersama keluarga.

Aquaria KLCC

Aquaria KLCC merupakan salah satu akuarium terbesar di Asia Tenggara dan menjadi favorit anak-anak. Daya tarik utamanya adalah terowongan kaca bawah air yang memungkinkan pengunjung melihat hiu, pari, dan berbagai biota laut berenang tepat di atas kepala.

Aquaria KLCC

Foto Oleh: Google Maps Nomad

Selain menyenangkan, Aquaria KLCC juga bersifat edukatif. Anak-anak dapat mengenal berbagai jenis hewan laut dan ekosistemnya dengan cara yang interaktif. Tempat ini sangat cocok dimasukkan dalam rencana wisata Kuala Lumpur untuk anak, terutama bagi keluarga yang ingin menggabungkan hiburan dan edukasi.

KLCC Park

Terletak di kawasan Menara Petronas, KLCC Park adalah ruang terbuka hijau yang ideal untuk anak-anak bermain dan melepas energi. Taman ini memiliki area playground gratis yang aman dan nyaman, serta kolam air mancur yang sering menjadi daya tarik tersendiri.

KLCC Park

Foto Oleh: Google Maps Raphael

Orang tua dapat bersantai sambil mengawasi anak bermain, sementara anak-anak bebas berlari di area terbuka. KLCC Park juga cocok sebagai tempat istirahat setelah mengunjungi area dalam ruangan di sekitarnya.

Petrosains Discovery Centre

Petrosains Discovery Centre adalah museum sains interaktif yang dirancang khusus agar anak-anak bisa belajar sambil bermain. Berlokasi di dalam Menara Petronas, tempat ini menghadirkan berbagai wahana sains, teknologi, dan eksperimen sederhana yang mudah dipahami anak.

Petrosains, The Discovery Centre

Foto Oleh: Google Maps Fabio

Konsep interaktif membuat anak tidak cepat bosan dan justru aktif mencoba berbagai permainan edukatif. Tidak sedikit orang tua yang menjadikan Petrosains sebagai tujuan utama wisata Kuala Lumpur untuk anak karena manfaat edukasinya yang nyata.

Menara Kembar Petronas (Petronas Twin Towers)

Sebagai ikon Kuala Lumpur, Menara Kembar Petronas tetap menarik untuk dikunjungi bersama anak. Area bawah menara cukup ramah keluarga, dengan pusat perbelanjaan dan akses mudah ke berbagai fasilitas umum.

Petronas Towers

Foto Oleh: Google Maps 

Jika memungkinkan, orang tua juga dapat mengajak anak naik ke Skybridge untuk melihat pemandangan kota dari ketinggian. Pengalaman ini sering menjadi momen yang berkesan dan memperluas wawasan anak tentang kota besar.

Berjaya Times Square Indoor Theme Park

Untuk anak-anak yang menyukai wahana permainan, Berjaya Times Square Indoor Theme Park adalah pilihan tepat. Taman hiburan dalam ruangan ini menawarkan berbagai permainan seru yang bisa dinikmati tanpa khawatir cuaca.

Berjaya Times Square Theme Park

Foto Oleh: Google Maps Nancy

Mulai dari wahana ringan hingga permainan yang lebih menantang untuk anak usia lebih besar, semuanya tersedia dalam satu lokasi. Tempat ini sangat cocok dikunjungi saat ingin fokus bermain dalam konsep wisata Kuala Lumpur untuk anak yang menyenangkan.

Zoo Negara

Zoo Negara merupakan kebun binatang nasional Malaysia yang memiliki koleksi satwa cukup lengkap. Anak-anak dapat melihat berbagai hewan dari dekat sekaligus belajar mengenal habitat dan kebiasaan mereka.

Zoo Negara Malaysia

Foto Oleh: Google Maps Shane

Area kebun binatang cukup luas, sehingga disarankan datang di pagi hari agar anak tidak terlalu lelah. Pengalaman melihat hewan secara langsung sering menjadi momen edukatif yang sulit dilupakan anak-anak.

Taman Burung Kuala Lumpur

Taman Burung Kuala Lumpur menawarkan pengalaman berbeda karena konsepnya yang terbuka. Anak-anak bisa melihat burung-burung terbang bebas dan bahkan berinteraksi langsung di beberapa area.

KL Bird Park

Foto Oleh: Google Maps Sayek

Tempat ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan pemahaman tentang keanekaragaman fauna. Kunjungan ke taman burung sering melengkapi agenda wisata Kuala Lumpur untuk anak yang berbasis alam dan edukasi.

Museum Nasional (Muzium Negara)

Museum Nasional Malaysia menyajikan sejarah dan budaya dengan cara yang cukup ramah anak. Visual, diorama, dan penataan ruang yang rapi membantu anak memahami cerita tanpa merasa bosan.

The National Museum of Malaysia

Foto Oleh: Google Maps Mura

Mengajak anak ke museum sejak dini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan minat belajar. Museum ini cocok dikunjungi sebagai penyeimbang antara wisata bermain dan wisata edukatif.

Open Trip Malaysia

Dolanoo punya beberapa pilihan paket wisata open trip Malaysia dengan durasi mulai 3 hari 2 malam dengan fasilitas tiket pesawat, hotel, transportasi lokal, makan, guide dan tiket wisata.

Sunway Lagoon

Sunway Lagoon merupakan taman hiburan berskala besar yang berlokasi di Selangor dan sangat cocok untuk liburan keluarga seharian penuh. Tempat ini menawarkan berbagai zona menarik, mulai dari taman air dengan seluncuran seru, wahana permainan anak, hingga area satwa yang edukatif.

Sunway Lagoon

Foto Oleh: Google Maps Gon

Keunggulan Sunway Lagoon terletak pada variasi wahananya yang bisa dinikmati anak-anak dari berbagai usia. Orang tua juga dapat menyesuaikan aktivitas sesuai minat dan stamina anak, sehingga liburan tetap terasa menyenangkan tanpa harus terburu-buru.

Genting Highlands (Genting SkyWorlds & SkyTropolis)

Genting Highlands menawarkan pengalaman liburan berbeda dengan suasana pegunungan yang sejuk dan segar. Di kawasan ini terdapat Genting SkyWorlds, taman hiburan outdoor dengan konsep dunia fantasi, serta SkyTropolis yang merupakan taman hiburan indoor ramah anak.

genting highlands

Foto Oleh: travel.detik.com

Perjalanan menuju Genting sendiri sudah menjadi pengalaman menarik, terutama saat menggunakan gondola yang memberikan pemandangan alam dari ketinggian. Udara yang lebih dingin membuat anak-anak lebih nyaman beraktivitas, terutama jika dibandingkan dengan area perkotaan.

Kuala Lumpur merupakan destinasi yang sangat ideal untuk liburan keluarga karena menawarkan beragam pilihan wisata yang ramah anak, edukatif, dan menghibur. Mulai dari taman hiburan hingga ruang terbuka hijau, semuanya dapat dinikmati dalam satu perjalanan yang terencana dengan baik.

Tanya Paket Via Whatsapp

Dengan perencanaan yang tepat bersama paket tour Malaysia, mengunjungi wisata Kuala Lumpur untuk anak dapat menjadi pengalaman liburan yang menyenangkan, aman, dan penuh kenangan bagi seluruh anggota keluarga.

Frequently Asked Questions

Apakah Kuala Lumpur aman untuk liburan bersama anak?

Ya, Kuala Lumpur tergolong aman untuk liburan keluarga. Area wisata utama memiliki fasilitas yang baik, lingkungan bersih, serta akses layanan kesehatan dan transportasi yang memadai untuk wisatawan bersama anak.

Apakah semua tempat wisata anak di Kuala Lumpur berada dalam satu area?

Sebagian besar destinasi berada di pusat kota, namun beberapa seperti Sunway Lagoon dan Genting Highlands berada di luar pusat kota. Perjalanan tetap mudah dengan perencanaan yang tepat.

Apakah wisata di Kuala Lumpur ramah stroller?

Banyak destinasi wisata dan pusat perbelanjaan di Kuala Lumpur sudah ramah stroller, terutama area KLCC, museum, dan taman hiburan indoor.

Berapa hari ideal untuk liburan bersama anak di Kuala Lumpur?

Durasi ideal adalah 3–5 hari agar anak tidak kelelahan. Dengan waktu tersebut, keluarga bisa mengunjungi taman hiburan, wisata edukatif, dan tetap punya waktu istirahat yang cukup.

Rumah Merah Melaka
Rumah Merah Melaka, Ikon Bersejarah dan Wajib Dikunjungi

Kawasan Rumah Merah Melaka atau Red Square adalah landmark Malaka dan terdiri dari berbagai bangunan peninggalan zaman kolonial serta memiliki warna khas, yakni merah. bangunan lawas tadi menjadi salah satu dari tujuan para turis ketika berkunjung ke sana.

Melaka mempunyai banyak tempat wisata yang mana lokasinya berdekatan, jadi sangat cukup untuk menjelajahi berbagai tempat hanya dengan berjalan kaki.

Kota Tua Bersejarah dan Terkenal

Red Square adalah landmark dari kota tua Melaka dan paling bersejarah serta terkenal. Untuk para wisatawan yang datang ke Malaysia tentunya berkunjung ke Red Square tidak boleh terlewatkan.

Kawasan tersebut dikenal dengan rumah merah dikarenakan banyak gedung dengan warna merah yang ada di tempat tersebut sehingga membuatnya menarik dan unik. Bangunan tadi juga merupakan bekas dari peninggalan Belanda.

Pada kawasan Red Square ada tiga bangunan dan sudah menjadi ikonnya, yaitu Christ Church, Clock Tower dan Stadthuys. Ketiganya dahulu dipergunakan pemerintah Belanda, terutama Stadthuys sebagai tempat tinggal dan kantor untuk Gubernur Belanda.

Untuk sekarang, Stadthuys sudah difungsikan untuk museum sejarah serta etnografi dan berisikan banyak koleksi pakaian pengantin tradisional mulai dari Malaysia, Inggris, Portugis, India dan China. Museum tersebut menjadi saksi sejarah dari kota Malaka pada 600 tahun silam.

Peran Red Square dalam Pariwisata Melaka

Untuk sektor pariwisata Melaka, tentunya Red Square merupakan ujung tombaknya. Hampir seluruh paket wisata Malaysia yang ada, entah itu lokal maupun internasional akan menjadikan lokasi tersebut sebagai tujuannya.

Maka tidak mengherankan jika tempat tersebut akan selalu ramai turis, terlebih ketika liburan ataupun akhir pekan. Banyak aktivitas seni serta budaya yang diselenggarakan pada pelataran bagian depan Rumah Merah Melaka, mulai dari parade budaya, pertunjukan tari tradisional, sampai pemeran kerajinan lokal.

Berkembangnya konsep sustainable tourism, tentunya pengelolaan Red Square juga semakin memperhatikan pada aspek keberlanjutan. Contohnya, penyediaan brosur ramah lingkungan, pemandu lokal dan edukasi untuk pengunjung terkait pentingnya untuk menjaga kelestarian situs sejarah.

jonker street melaka

Foto Oleh: boooking.com

Aktivitas Seru di Sekitar Red Square

Setelah puas menjelajahi Rumah Merah, kalian dapat melanjutkan perjalanan ke area sekitarnya dan berikut beberapa aktivitas seru yang dapat dilakukan:

1. Naik becak hias

Di sekitar Dutch Square terdapat banyak becak hias yang sudah lengkap dengan musik serta lampu warna-warni yang dapat disewa berkeliling kota tua.

2. Menjelajah Jonker Street

Tidak jauh dari Rumah Mewah, tentunya di Jonker Street tersedia banyak kuliner kolak, barang antik dan cinderamata unik.

3. Menikmati Melaka River Cruise

Terdapat river cruise yang ada di belakang Rumah Merah yang bisa kalian nikmati guna menyusuri kota tua lewat perspektif berbeda.

Kuliner Lokal di Sekitar Red Square

Perjalanan ke Rumah Merah Melaka akan semakin seru ketika diselingi dengan melakukan petualangan kuliner. Terdapat banyak restoran dan warung makan di sekitarnya dengan sajian kuliner khas Melaka dan berikut ini beberapa rekomendasi kulinernya.

1. Chicken Rice Ball

Kuliner ini berupa nasi dan dibentuk bulat serta disajikan bersama ayam Hainan gurih.

2. Cendol Melaka

Minuman ini dibuat menggunakan gula Melaka, santan dan kacang merah yang pastinya akan sangat pas dinikmati saat cuaca sedang panas.

3. Asam Pedas Melaka

Olahan ini bisa berupa daging ataupun ikan yang dibuat menggunakan kuah asam pedas dan kaya akan rempah.

4. Kuih – Kuih Nyonya

Makanan ini merupakan camilan khas peranakan dengan rasa manis legit serta penuh warna.

Seluruh kuliner tadi bisa ditemukan dengan mudah hanya berjalan kaki sekitar beberapa menit saja dari Rumah Merah dan pastinya akan sangat sayang untuk dilewatkan ketika datang ke sana.

Kuliner di Sekitar Rumah Merah

Foto Oleh: tournesia.com

Lokasi Rumah Merah

Rumah Merah Melaka berlokasi di pusat kota dan lokasinya sangatlah strategis bisa dijangkau dengan cara berjalan kaki saja. Terdapat beberapa pilihan mode transportasi yang dapat digunakan, yakni:

1. Bus

Ketika kalian datang dari Kuala Lumpur, maka bisa memakai bus dengan tujuan akhir Terminal Melaka Sentral. Selanjutnya dilanjutkan dengan memakai bus panorama ataupun nomor 17 yang tujuan akhirnya Stadthuys, Mahkota Parade, serta Kawasan Kota.

2. Becak

Tidak hanya di Indonesia, namun di Melaka terdapat transportasi becak. Akan tetapi fungsinya di sini hanya digunakan bagi para wisatawan saja yang akan berkeliling tempat wisata. Becak di sana terdapat banyak hiasan bunga ataupun boneka supaya terlihat cantik serta menarik wisatawan.

3. Taksi

Untuk kalian yang ingin supaya cepat sampai dapat menggunakan taksi. Akan tetapi, perlu berhati-hati karena sopir taksi yang ada di Malaysia tidak memakai argometer, bahkan ada sopir oknum nakal yang memang sengaja memasang tarif yang tidak wajar kepada turis.

4. Grab

Moda transportasi ini paling cepat, aman, serta tidak ribet dalam hal pembayaran. Pemesanan lewat aplikasi dan juga langsung ketahuan besaran tarifnya.

Open Trip Malaysia

Simak berbagai pilihan Open Trip Malaysia DI SINI.

Tips Berkunjung ke Rumah Merah

Supaya pengalaman berkunjung ke sana menjadi lebih maksimal, berikut ini beberapa tips yang dapat dijadikan bahan pertimbangan.

  • Untuk waktu terbaik serta menghindari keramaian serta memperoleh pencahayaan baik ketika berfoto maka datanglah pada waktu pagi hari.
  • Area Rumah Merah cukup luas serta mengharuskan kalian banyak berjalan kaki maka pergunakanlah pakaian yang nyaman.
  • Jangan lupa persiapkanlah uang tunai dengan secukupnya saja untuk tiket masuk museum serta mencicipi kuliner yang ada.
  • Jangan lupa meluangkan waktu minimal 2 jam supaya bisa benar-benar bisa menikmati museum serta kawasan sekitar.
  • Jangan hanya berkunjung ke Rumah Merah saja namun gabungkan dengan datang ke tujuan lainnya seperti Cheng Hoon Teng Temple, A Famosa dan Jonker Street.

Tanya Paket Via Whatsapp

 

Itulah hal-hal yang perlu diketahui tentang Rumah Merah Melaka. Tempat ini sangat cocok terutama untuk kalian para pecinta bangunan bersejarah. Terlebih banyak lokasi populer dan kuliner lokal di sekitarnya yang bisa coba untuk dikunjungi.

Untuk kalian yang tertarik bepergian menggunakan paket tour Malaysia bisa menghubungi Dolanoo untuk pilihan berbagai paket menarik.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Kenapa bangunan di Melaka memiliki warna merah?

Alasannya tidak ada yang mengetahui secara pasti, namun teori yang paling menarik yaitu jika penduduk setempat memberikan banyak air sirih merahnya ke dinding dikarenakan tidak menghormati orang-orang Belanda dan orang Inggris pada akhirnya mengecat dinding menggunakan warna merah.

Mengapa Melaka terkenal?

Melaka terkenal karena sejarahnya yang unik dan menjadi salah satu dari tempat tujuan wisata. Posisi negaranya yang strategis, membuat Melaka pernah menjadi pusat dari perdagangan internasional.

Apakah bangunan tertua di Melaka?

Bangunan tertua di sana yaitu Gereja Santo Paulus yang dibangun pada tahun 1566 sampai 1590. Gereja tersebut adalah bangunan Eropa tertua yang ada di sebelah timur India.

Apakah bangunan ikonik populer di Malaka?

Bangunan ikonik yaitu Stadthuys yang artinya Balai Kota jika diartikan dalam bahasa Belanda. Rumah Merah Melaka ini mudah dilihat lewat Alun-alun Kota Melaka yang mana letaknya berseberangan dengan Gereja Kristus dari abad ke-18.