7 Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di De Djawatan Forest

7 Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di De Djawatan Forest
7 Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di De Djawatan Forest

Pernahkah kamu membayangkan melangkah masuk ke dalam dunia fantasi seperti di film Lord of the Rings? Kamu tidak perlu terbang jauh-jauh ke Selandia Baru untuk merasakannya. Cukup kemas tasmu dan pergilah ke ujung timur Pulau Jawa. Di sana, kamu akan menemukan De Djawatan Forest, sebuah destinasi magis yang akan membuatmu terpana dengan keindahan pohon-pohon trembesi raksasanya.

Sebagai seorang solo traveller, kenyamanan dan pengalaman personal adalah prioritas utama. Wisata De Djawatan Banyuwangi menawarkan suasana yang tenang namun tetap penuh petualangan. Di sini, kamu bisa melepaskan penat dari hiruk-pikuk kota dan menyatu dengan alam yang masih asri.

Sebelum kita menyelam lebih dalam ke aktivitas seru apa saja yang bisa kamu lakukan, pastikan rencana perjalananmu sudah matang. Jika kamu ingin perjalanan yang praktis tanpa harus ribet mengurus transportasi sendiri, kamu bisa mempertimbangkan untuk mengikuti open trip Banyuwangi yang akan membawamu ke spot-spot terbaik dengan lebih efisien.

Mengenal Keajaiban De Djawatan Forest

De Djawatan Forest dulunya merupakan tempat penimbunan kayu milik Perhutani. Namun, karena keunikan pohon-pohon trembesi yang sudah berusia ratusan tahun dan ditutupi oleh pakis serta lumut, tempat ini berubah menjadi destinasi wisata Banyuwangi paling ikonik.

Terletak di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, hutan de djawatan menawarkan pemandangan yang tidak biasa. Pohon-pohon besar dengan dahan yang meliuk-liuk menciptakan kanopi alami yang meneduhkan. Bagi kamu yang menyukai fotografi atau sekadar ingin healing, tempat ini adalah surga dunia.

7 Aktivitas Seru yang Wajib Kamu Coba di De Djawatan Forest

Agar momen solo travelingmu semakin berkesan, berikut adalah deretan aktivitas yang tidak boleh kamu lewatkan saat berkunjung ke De Djawatan.

De Djawatan Forest by susanto

Foto Oleh: Google Maps Susanto

Berburu Foto Estetik di Antara Pohon Trembesi Raksasa

Ini adalah aktivitas wajib! Karakteristik utama dari De Djawatan Forest adalah pohon trembesinya yang ikonik. Sebagai solo traveller, kamu mungkin khawatir soal siapa yang akan mengambil fotomu. Jangan khawatir, kamu bisa membawa tripod atau meminta bantuan petugas dan pengunjung lain yang ramah. Sudut pengambilan gambar dari bawah akan membuat pohon-pohon ini terlihat semakin megah dan dramatis.

Menjelajahi Hutan dengan Delman atau Kuda

Ingin merasakan suasana klasik? Kamu bisa menyewa delman atau menunggangi kuda untuk berkeliling area hutan. Aktivitas ini sangat cocok jika kamu ingin menghemat tenaga sambil tetap menikmati pemandangan hijau di sekeliling. Suara langkah kaki kuda di atas tanah hutan memberikan sensasi relaksasi yang unik.

De Djawatan Forest by hikma

Foto Oleh: Google Maps Hikma

Menikmati Ketenangan dengan Forest Bathing

Forest bathing atau Shinrin-yoku adalah praktik menyerap suasana hutan untuk kesehatan mental. Di hutan de djawatan, kamu bisa duduk diam di salah satu bangku kayu yang tersedia, menutup mata, dan mendengarkan kicauan burung serta gesekan daun yang tertiup angin. Ini adalah momen terbaik untuk melakukan refleksi diri selama perjalananmu.

Hunting Foto di Spot Instagramable Buatan

Selain keindahan alami pohon trembesi, pengelola juga menyediakan berbagai spot foto buatan seperti rumah pohon, dek kayu, dan ayunan. Spot-spot ini dirancang sedemikian rupa agar tetap menyatu dengan tema alam. Pastikan memori ponsel atau kameramu cukup, karena setiap sudut di sini sangat sayang untuk dilewatkan.

Piknik Santai Sambil Menikmati Udara Segar

Kamu bisa membawa alas duduk dan buku favoritmu untuk berpiknik di bawah naungan pohon raksasa. Udara di De Djawatan Forest sangat sejuk karena oksigen yang melimpah. Namun, pastikan kamu selalu menjaga kebersihan dan tidak meninggalkan sampah sedikitpun di area wisata ini.

Wisata Kuliner Khas Banyuwangi di Area Pujasera

Setelah lelah berkeliling, saatnya memanjakan lidah. Di sekitar pintu masuk, terdapat area pujasera yang menjajakan makanan khas. Kamu harus mencoba Rujak Soto atau Sego Tempong khas Banyuwangi yang pedasnya nendang.

Menunggu Momen Golden Hour yang Magis

Jika kamu datang di sore hari, tunggu hingga matahari mulai terbenam. Sinar matahari yang menembus celah-celah dahan pohon trembesi menciptakan efek yang luar biasa indah. Momen ini sering kali menjadi incaran para fotografer profesional.

Untuk kamu yang ingin mengeksplorasi lebih banyak destinasi selain De Djawatan, ada beberapa pilihan paket tour Banyuwangi yang bisa kamu sesuaikan dengan preferensi dan budget-mu sebagai solo traveller.

Tips Solo Travelling ke De Djawatan Forest

  1. Datang Lebih Awal: Jam operasional dimulai pukul 07.00 WIB. Datanglah pagi-pagi agar kamu bisa menikmati suasana hutan yang lebih privat sebelum kerumunan wisatawan datang.
  2. Gunakan Pakaian yang Nyaman: Pakailah sepatu kets atau sandal gunung karena medannya berupa tanah. Pakaian berwarna cerah atau putih akan terlihat sangat kontras dan bagus di foto dengan latar belakang hijau hutan.
  3. Bawa Anti Nyamuk: Karena ini kawasan hutan, serangga adalah hal yang wajar. Menggunakan lotion anti nyamuk akan membuat kunjunganmu lebih nyaman.
  4. Cek Cuaca: Waktu terbaik adalah saat musim kemarau atau saat cuaca cerah agar kamu mendapatkan pencahayaan alami yang maksimal.
Open Trip Banyuwangi

Simak berbagai pilihan Open Trip Banyuwangi DI SINI.

Rencana Perjalanan: 1 Hari di Banyuwangi Kemana Saja?

Banyak yang bertanya, 1 hari di Banyuwangi kemana saja? Jika kamu hanya punya waktu terbatas, berikut adalah rekomendasi itinerary singkat:

  • 01.00 – 08.00: Midnight tour ke Kawah Ijen untuk melihat Blue Fire.
  • 09.00 – 11.00: Sarapan dan istirahat sejenak.
  • 12.00 – 14.00: Menuju De Djawatan Forest dan makan siang di sana.
  • 15.00 – 17.00: Mengunjungi Pantai Pulau Merah untuk melihat matahari terbenam.

Tanya Paket Via Whatsapp

De Djawatan Forest adalah bukti bahwa alam Indonesia memiliki keindahan yang magis dan tak lekang oleh waktu. Tempat ini menawarkan kedamaian sekaligus petualangan visual yang tak akan terlupakan. Dengan biaya yang murah dan akses yang mudah, tidak ada alasan untuk melewatkan wisata Banyuwangi yang satu ini. Jadi, kapan kamu akan berangkat? Siapkan kameramu, pesan tiketmu segera ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *